Shouta tanpa sengaja memergoki teman sekelasnya, Nao, sedang sendirian di kelas pada suatu pagi. Momen canggung itu justru menjadi awal dari hubungan yang tak terduga antara keduanya. Karena sama-sama merasa bosan dengan rutinitas sekolah yang monoton, mereka mulai sering menghabiskan waktu bersama di luar jam pelajaran.
Seiring berjalannya waktu, kedekatan mereka tumbuh menjadi hubungan yang lebih dalam — bukan sekadar karena rasa penasaran remaja, tetapi juga karena mereka saling memahami kesepian satu sama lain. Cerita ini menggambarkan perjalanan dua siswa yang belajar mengenali perasaan, batas, dan arti kedewasaan dengan cara yang jujur namun emosional.
(Source: TMDB)





